Apr 11, 2021

5 Cara Agar Kamu Semakin Penat

Abbie Bernet on Unsplash

Menurut KBBI, penat adalah perasaan letih setelah melakukan pekerjaan atau kegiatan lain. Bisa dibilang rasa capek karena kita telah mengeluarkan banyak energi untuk apa yang kita lakukan. 

Setiap kita pasti pernah merasa penat. Setelah mengerjakan banyak tugas, kerjaan atau deadline lain yang terus menghantui.

Saya sendiri juga kerap merasa penat terutama saat kuliah di semester pertengahan. Rasanya capek sekali, tugas jalan, organisasi jalan, komunitas jalan. Banyak sekali yang membuat saya semakin penat. Tapi saya selalu kembali merefleksikan diri. 

Bukankah ini pilihan saya? 

Ya, ada benarnya juga. Sesekali penat memang tak apa dan pelan-pelan saya belajar mengatasinya. 

Oiya, tulisan kali ini saya tidak akan memberikan tips mengatasi kepenatan tapi justru sebaliknya. Saya akan memberikan cara agar kita lebih penat, jika ingin hehe. Beberapa diantaranya saya belajar dari pengalaman saya sendiri. 

SELALU BILANG "IYA"

Tidak salah lagi, selalu katakan "iya" kepada semua tawaran yang diberikan oleh kita. Jangan mengatakan "tidak" karena akan melewatkan kesempatan untuk sibuk. Jawablah "iya" dan "iya" sampai tidak enak untuk bilang "tidak" apalagi sampai orang lain jadi seenaknya sendiri. Perpaduan yang pas.  Lambat laun, kita akan semakin penat. Energi terkuras, baik fisik maupun emosi. 

TIDAK MEMILIKI BATASAN

Benar, tidak perlu memiliki batasan dalam melakukan apapun. Lakukan semuanya dengan senang hati. Entah kerjaan kita atau bukan, entah mampu atau tidak, kerjakan saja. Lama-lama terbiasa dan penat akan langsung menyapa. 

BERLOMBA PRODUKTIF

Semua terus berlomba untuk produktif. Anggaplah semua orang berlari dan berlari. Kita tertinggal. Kita harus produktif kapanpun, tidak perlu rebahan. Produktif dan produktif. Ikuti seminar, webinar dan apapun hal yang bermanfaat sampai kita merasa penat.

WEEKEND TETAP KERJA

Sabtu dan minggu tetap gunakan untuk mengerjakan sesuatu. Jangan sampai berdiam diri, gunakan waktu sebaik mungkin. Saat orang lain liburan, kita harus kerja. Iya, kerja saat weekend. 

KURANGI JAM TIDUR

Malam membuat kita lebih fokus. Kurangi waktu tidur karena kita harus produktif di malam hari. Jangan lengah, begadang boleh saja terutama untuk menuntaskan pekerjaan kita. Kerja, kerja dan kerja. 

Nah, itu dulu cara agar kita semakin penat. Kepenatan pada dasarnya adalah respon dari tubuh alias sinyal kalau tubuh juga ingin istirahat, tubuh juga ingin dipahami dan kitalah yang memahami hal tersebut. Tapi, kalau mencoba agar lebih penat bisa menggunakan cara-cara yang telah saya tuliskan. 

Selamat mencoba :D

Apr 4, 2021

Avatar, Stoicsm, Yin dan Yang


Alex on Unsplash


Konsep Yin dan Yang ini mengartikan bahwa dalam hidup ini banyak hal yang berkebalikan namun sebenarnya utuh. Beda tapi saling melengkapi. Hitam dan putih. Siang dan malam. Air dan api. Suka dan duka. Sedih dan bahagia.

Bagaimana?

Menarik bukan?

Saya ternyata sudah mengetahui lambang Yin dan Yang semenjak kecil dalam Anime Avatar: The Legend of Aang episode Putri Bulan. Namun saya tidak begitu paham maksudnya. Akhirnya saya kembali mengulik hal ini setelah mas Adji Santosoputro membahasnya di Twitter. Beliau menyatakan kalau setiap “wah” selalu ada “woh”, persis seperti konsep Yin dan Yang.

Yin dan Yang dilambangkan dengan bulatan hitam dan putih yang merepresentasikan bahwa hitam adalah gelap dan putih dalah terang. Hal ini menggambarkan bahwa dalam kehidupan akan selalu ada sisi hitam atau putih yang ternyata tidak dapat dipisahkan.

Sama seperti sebuah pencapaian atau apapun itu, selalu memiliki dua sisi. Sayangnya banyak yang kurang menyadarinya. 

Hari ini mungkin kita melihat teman kita begitu populer dan menjadi leader di berbagai organisasi. Ini merupakan “wah” dari teman kita, sedangkan “woh” yaitu tekanan yang dia alami, tanggungjawab yang besar dan bagaimana dia bisa mengelola dirinya sendiri.

Ternyata Anime Avatar juga mengajarkan hal ini. Avatar memiliki kemampuan untuk mengendalikan berbagai elemen seperti udara, api, air dan bumi. Belum lagi seorang Avatar juga dikenal oleh banyak orang. Tentunya ini menjadi kelebihan tersendiri bagi seorang Avatar. Ini adalah sebuah “wah”, tapi sisi lainnya dia harus belajar semua elemen tersebut, melawan Raja Api, melakukan perjalanan yang panjang bahkan mengancam nyawanya serta menyelamatkan dunia. Inilah bagian “woh”.

Contoh lagi?

Saya contohkan diri saya sendiri. Saya adalah penerima beasiswa dan tentu saja saya bersyukur atas hal tersebut. Ini adalah “wah” dari diri saya. Sisi lain alias “woh” saya harus mempertanggungjawabkan beasiswa tersebut, saya harus lulus tepat waktu dan saya juga harus mempertahankan IPK saya. Belum lagi saya harus bergulat dengan kegiatan lain”.

Belajar filosofi ini membuat saya paham kalau tidak ada yang 100% positif  atau sebaliknya. Tergantung kita lihat dari sisi mana. Saya juga bisa belajar mengenai keseimbangan dan ketenangan.

Selain Yin dan Yang, saya juga suka dengan filosofi Stoicsm dimana setiap kejadian itu netral. Kita juga hanya bisa mengontrol diri kita sendiri dan respon apa yang kita berikan. Kita tidak bisa mengontrol di luar diri kita.

Saya jadi inget nasihat Alm. Didi Kempot dalam film Sobat Ambyar.

Kesedihan kamu, mau kamu pakai atau kamu lepaskan itu terserah kamu.

Nah, dari sini kita bisa melihat kalau kita memandang sebuah peristiwa yang menyedihkan itu hal yang netral. Respon kita itu ada pada kendali kita mau sedih atau nggak.

 

Tes TOEFL UPB IAIN Ponorogo

 

Dokumentasi pribadi

Rasanya bingung mau menulis dari mana karena banyak sekali yang ingin saya ceritakan. Terutama mengenai masa-masa skripsi ini. Namun saya putuskan untuk memilih tes toefl ini aja, hehe. Bulan lalu saya mengikuti tes toefl yang wajib bagi mahasiswa semester 8 karena untuk persyaratan sidang skripsi. Meskipun pandemi ternyata tes toefl ini dilaksanakan secara offline dan datang ke kampus.

Oiya, teknis pendaftarannya melalui google form dan sebelumnya ada pengumuman mengenai tes toefl ini melalui WA. Informasi lain juga bisa dilihat di website UPB IAIN Ponorogo. Setelah itu saya langsung isi formulir dan menunggu jadwal tes toefl. Beberapa hari kemudian jadwal sudah keluar yakni berupa nama mahasiswa, jurusan, kode, waktu tes dan ruangan.

Hari tes pun tiba kemudian saya mempersiapkan keperluan seperti alat tulis. Tes toefl sendiri menggunakan PBT alias Paper Based Tes yakni dengan kertas. Jadi, kurang lebih seperti ujian kayak gitu. Adapun untuk soal yang seperti tes toefl biasanya dengan kategori Listening, Structure dan Reading.

Untuk rinciannya

Listening = 50 soal

Structure = 40 soal

Reading = 50 soal

Total soal 140 dan dikerjakan selama 115 menit

Prosesnya 35 menit pertama untuk mengerjakan listening dengan mendengarkan audio melalui speaker. Ini gak bisa diulang jadi audionya jalan terus sampai selesai. Selanjutnya baru mengerjakan structure dan reading.

Kita juga harus menghafal kode tes yang digunakan untuk mengambil sertifikat. Kode ini terletak di pengumuman jadwal dan harus dicantumkan di lembar jawaban. Jangan sampai lupa.

Nah, segini aja pengalaman tes toefl saya bulan lalu. Bulan ini tepatnya sehari lagi saya ada tes BTQPI (Baca Tulis Alquran dan Praktik Ibadah). Minggu lalu sosialisasinya dan minggu ini praktiknya. Masih belum dijelaskan sih bagaimana teknisnya tapi semoga lancar dan bisa lanjut ke next step yakni sidang skripsi. Aamiin. Semangat buat kalian!

Fyi, seperti di banner pada gambar kalau kampus tidak hanya menyelenggarakan tes toefl namun juga tes toafl. Nah, berdasarkan pengumuman ternyata boleh milih salah satu atau dua-duanya. Kalau saya sendiri hanya memilih yang toefl. 


Mar 20, 2021

The Ten Minute Rule

Pinterest


Hari ini saya nemuin insight baru mengenai produktivitas yaitu Aturan 10 Menit. 

Aturan 10 menit adalah kiat yang bisa kita lakukan untuk memulai pekerjaan. Caranya bisa kita terapkan dengan mengatakan ke diri sendiri "Aku akan mengerjakan tugas ini selama 10 menit". Kemudian, lakukan. 

Jangan mengatakan hal yang berlebihan kepada diri sendiri seperti "Aku mau ngerjain skripsi 1 bab hari ini". Ganti aja dengan kalimat "Aku mau mengerjakan 1 paragraf".

Aturan 10 menit membuat kita fokus dengan proses, bukan hasil. Selain itu, kita juga tergerak memulai dengan adanya waktu 10 menit (seperti tidak lama ) 

Eh, tapi kenapa 10 menit? 

Karena setelah kita melakukan 10 menit kemungkinan besar kita akan melanjutkan pekerjaan kita. Jadi, kita bisa menggunakan aturan 10 menit ini untuk memulai sesuatu dan berhenti menunda. 


Mar 18, 2021

Eisenhower Box

Salah satu strategi yang bisa kita gunakan untuk lebih produktif adalah menggunakan Eisenhower Box.

Eisenhower adalah presiden Amerika Serikat ke-34. Sebelumnya beliau adalah seorang jenderal bintang lima Angkatan Darat dengan jabatan panglima tertinggi.

Eisenhower memiliki berbagai strategi untuk mempertahankan produktivitasnya dan yang paling terkenal adalah Eisenhower Box.

Eisenhower box ini sebuah matrik keputusan tindakan yang terbagi menjadi 4.

1. Mendesak dan penting (segera dikerjakan)
2. Penting tapi tidak mendesak (bisa dijadwalkan)
3. Mendesak tapi tidak penting (didelegasikan)
4. Tidak mendesak dan tidak penting (dihilangkan)


Todoist


Empat hal ini memudahkan kita untuk merencanakan produktivitas setiap hari dan mengetahui apa saja yang akan kita lakukan.


Mar 16, 2021

Cognitif Bias


Pinterest


Pernah gak sih kamu beli sesuatu padahal kamu tidak butuh?

Kamu hanya tertarik dengan diskonnya.

Hal seperti ini merupakan salah satu dampak dari bias kognitif dengan jenis Attentional bias atau bias perhatian.

Bias Kognitif diperkenalkan oleh seorang peneliti yaitu Amos Tversky dan Kahnemaan pada tahun 1972.

Sejak itulah penelitian bias kognitif berkembang dengan mendeskripsikan berbagai macam bias kognitif dan pengaruhnya terhadap keputusan.

Apa itu Bias Kognitif?

Salah satu definisinya yaitu sebagai berikut.

Cognitige bias is generic term of systematic errors made with regards to thought procesess amd preception which influence people's decisions.
Bias negatif merupakan kesalahan manusia dalam memproses sebuah informasi yang akhirnya akan mempengaruhi keputusan mereka.

Bias ini kerap kali digunakan untuk kepraktisan dalam memahami informasi.

Beberapa yang berkaitan dengan bias seperti memori kita dalam mengingat. Upaya kita mengingat bisa saja memiliki alasan tertentu dan membuat kita mengambil keputusan yang bias.

Apakah Sama dengan Logical Fallacy?

Tidak, Logical Fallacy atau kesalahan dalam logika berbeda dengan Bias Kognitif. Logical fallacy berorientasi pada kesalahan logis sebuah argumen, sedangkan bias kognitif berorientasi pada kesalahan pemikiran yang berkaitan dengan memori, perhatian dan kesalahan mental lainnya.

Dampak Bias Kognitif

Dampak dari bias kognitif ada positif dan negatif. Dampak negatifnya kita akan mudah menyerap informasi yang salah karena adanya bias kognitif ini.

Misalnya, teori konspirasi. Ketika kita meyakininya, kita akan mencari informasi yang membuat kita semakin yakin dengan hal tersebut.

Namun, ada juga dampak positifnya. Misalnya, ketika kita menghadapi kondisi terancam seperti merasa ada yang mengikuti di jalan padahal hanya mobil pengangkut barang kita harus membuat keputusan yang cepat. Ini penting untuk membuat kita terhindar dari kondisi bahaya.

Cara Mengatasi Bias Kognitif

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi bias kognitif ini yaitu sebagai berikut.

1. Menyadari bias kognitif, kesadaran bisa kita mulai dengan memahami diri kita sendiri. Mempertanyakannya apakah ini bias atau bukan.

2. Memperhatikan faktor, dalam mengambil keputusan kita perlu memlihat apa saja faktor yang berpengaruh terhadap keputusan kita.

Misalnya, jika kita mau beli barang A tapi apakah barang A memang kita butuhkan? Apakah budget sesuai? dll. Coba kita tanyakan lagi ke diri kita.

Bias kognitif memang sering terjadi terutama ketika kita membuat penilaian sendiri. Kadang kita merasa sudah logis namun bias kognitif ini kerap membuat kita salah dalam mengambil keputusan.

Selain berkaitan dengan keputusan sendiri, bias kognitif juga membuat kita lebih kritis dalam memahami informasi tertentu. Kita tidak bisa hanya membaca satu informasi saja namun didukung dengan informasi yang lain.

Oiya, bias kognitif ini memiliki banyak jenis. Misalnya Halo effect, Confirmation bias, Attentional bias dan masih banyak lagi.

Referensi

https://www.verywellmind.com/what-is-a-cognitive-bias-2794963

https://www.ionos.com/digitalguide/online-marketing/online-sales/what-is-a-cognitive-bias/