Sep 30, 2021

Belajar dari Permainan Squid Game

 


Sebelum nonton serial Squid Game ini saya sempat ragu jadi nonton apa tidak karena lihat cuplikan di Youtube itu terlihat sadis. Tapi, saya putuskan buat nonton setelah diyakinkan temen saya. 

Ada yang sama kayak saya ? :(

Btw, Squid Game adalah serial netflix yang bercerita tentang sekelompok orang yang bermain game dan jika menang akan dapat hadiah uang miliaran. Sedangkan kalau kalah maka nyawa yang jadi taruhannya.

Season pertama ini ada 9 episode, nonton episode pertama rasanya pengen lanjut terus karena seru. Properti yang unik, warna cerah dan rasanya kayak kita ikut bermain disitu. 

Oiya, permainan yang dimainkan di Squid Game ini ada banyak diantaranya Lampu Merah Lampu Hijau, Gulali, Tarik Tambang, Kelereng, Jembatan Kaca, Permainan Cumi-Cumi.

Saya bahas satu-satu deh soal permainan di serial ini. Barangkali ada pelajaran yang bisa kita ambil.

LAMPU MERAH, LAMPU HIJAU

Kalau di Indonesia seperti main petak umpet gitu ya. Kalau di serial ini, pemain bergerak maju ke garis finish supaya menang. 

Saat penjaga bilang "Lampu merah", pemain berhenti bergerak. Nah, kalau bilang "Lampu Hijau", pemain bisa berjalan/berlari menuju ke garis finish.

Pemain juga diawasi oleh boneka besar. Kalau pemain terdeteksi bergerak waktu bilang "Lampu Merah" bakalan didor alias ditembak ditempat.

Pelajaran yang diambil di permainan ini kita harus selalu fokus dan tidak tergesa-gesa melakukan sesuatu. 

GULALI

Cara bermainnya, pemain memilih salah satu gambar seperti lingkaran, segitiga, payung dan bintang kemudian pemain diberi gulali dengan gambar yang dipilih. Selanjutnya adalah mengukir gambar dengan jarum.

Oiya, hasil ukirannya juga tidak boleh patah. Kalau patah ya didor :(

Di permainan ini kita bisa belajar kalau dalam melakukan sesuatu juga harus berpikir kreatif dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Kocak juga sih ngeliat pemeran utama di serial ini menggunakan teknik yang unik saat mengukir gulali wkwkw.

TARIK TAMBANG

Kalau dua permainan sebelumnya itu serentak, di permainan ini dibuatlah per tim. Permainannya Tarik Tambang yang cukup menegangkan juga.

Coba deh nonton di Netflix (Youtube) pas cuplikan ini. Bagus banget strategi yang diberikan kakek pemain nomor 001 buat main Tarik Tambang ini.

Lumayan buat referensi pas Lomba 17 Agustus, hehe.  

Pelajaran yang diambil di permainan ini tentu saja kerja sama dalam tim, pentingnya kerja cerdas, tidak menyerah dan strategi dalam melakukan sesuatu.

KELERENG

Permainan yang tidak asing lagi ya. Saya juga sering main kelereng waktu kecil. Nah, di serial ini pemain diminta nyari pasangan kemudian menentukan sendiri gimana cara bermainnya. Intinya pemenangnya yang punya 10 kelereng dari temennya. 

Kalau pasangannya udah gak punya kelereng berarti otomatis kalah dan didor :(

Di permainan ini rasanya sedih banget. Terutama pas kakek nomor 001 tiba-tiba kayak lupa ingatan, banyak yang curang, berkhianat dan duh pokoknya mau nangis aja :(

Bayangin aja sebelumnya diminta nyari pasangan, pastinya kita nyari orang yang kita kenal atau dekat dengan kita. Nah, masalanya ini kan nggak tahu mau main apaan. 

Eh, mainnya malah begini. Membuat keputus yang sulit. 

Pilih yang mati diri sendiri atau pasangannya. 

Permainan kelereng ini emang menguji integritas diri kita. Apakah kita jujur, tulus atau ya egois dan curang demi kemenangan.

JEMBATAN KACA

Pemain melewati jembatan kaca yang sudah dikotak-kotakkan. Nah, kacanya ini ada 2 tipe yaitu kaca yang tebal (orang gak akan jatuh) dan kaca yang mudah pecah (orang bisa jatuh ke bawah). Jembatannya juga berada diatas ketinggian. Serem bgt pas permainan ini :(

Di permainan ini dibutuhkan kejelian dan kecermatan dalam memilih mana kaca yang tebal dan tipis. Pemain juga harus melewati jembatan ini dalam waktu 30 menit.

Rasanya, kita seolah dihadapkan dalam keputusan bergerak maju atau berhenti. 

Ketika terus bergerak ada kemungkinan hidup atau mati tetapi ketika berhenti dan tidak melakukan apapun ya sudah pasti akan mati karena kehabisan waktu.

PERMAINAN CUMI-CUMI 

Kalau di Indonesia mirip Gobak Sodor. Ada penjaga dan penyerang. Permainan Cumi-Cumi di serial ini hanya 2 orang. Satu sebagai penjaga dan satu sebagai penyerang. Penyerang ini harus melewati penjaga untuk sampai di garis lingkaran dan berarti menang.

Nah, itu dia ya beberapa permainan di Squid Game ini. Saya paling suka waktu main Tarik Tambang, paling kocak pas permainan gulali dan paling tegang pas permainan jembatan kaca.

Kalau kamu gimana?

Paling suka permainan yang mana?

Aug 10, 2021

Sudahi Galaumu, Ayo Mendengar Lagu Self Healing Bersamaku

 

Karthikeya GC on Unsplash


Jika kau tak dapatkan

Yang kau impikan bukan berarti 

Kau tlah usai

Lirik lagu untuk hati yang terluka (Isyana)

Saya tahu lagu ini waktu kompetisi The Voice Kids Indonesia yang saya lihat di Youtube. Kemudian tertarik dengan liriknya dan berkunjunglah saya ke Youtubenya mbak Isyana ini.

Sejak saat itulah lagu ini masuk ke playlist saya kalau lagi healing. Buat kamu yang belum tahu self healing mudahnya adalah proses kita menyembuhkan diri kita sendiri dari rasa kecewa, sedih, dst.

Rasa tersebut bisa muncul ketika harapan tak sesuai kenyataan, kekecewaan karena kegagalan dan apa saja yang membuat kita merasa tidak baik-baik saja.

Tidak perlu kita lawan tapi kita perlu belajar untuk menerima dan menyembuhkannya.

Salah satunya dengan mendengarkan lagu. Saya sendiri punya beberapa lagu yang biasanya saya dengarkan waktu healing. Berikut diantaranya.

Rehat - Kunto Aji

Tenangkan hati

Semua ini bukan salahmu

Jangan berhenti

Yang kau takutkan takkan terjadi

Lirik bagian ini rasanya kayak dibisikin dan dikasih tahu agar kita tetap tenang dan semua akan baik-baik saja

untuk hati yang terluka - Isyana

Sesuai dengab lirik yang sudah saya tulis diawal kalau lagu ini memang seperti sebuah pesan juga. Kalau kita gagal ya bukan berarti semuanya selesai.

Masih ada hari esok.

Secukupnya - Hindia

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?

(Renggang)

'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang

Di esok hari

Tubuh yang berpatah hati

Bergantung pada gaji

Berlomba jadi asri

Mengais validasi

Ini lagu favorit dan sering saya putar pas masa-masa skripsian wkwkw. Buat yang nonton film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini pastinya nggak asing lagi dengan lagu ini.

Buat saya lagu ini sebagai pengingat agar kita istirahat sejenak.

Sulung - Kunto Aji

Sesuai sekali dengan posisi saya sebagai anak pertama atau anak sulung. Saya kadang juga denger lagu ini.

Yang sebaiknya kau jaga

Adalah

Dirimu sendiri

Alunan nadanya pelan dan nyaman banget di telinga. Bisa didengarkan pas mau tidur wkwk.

Okey, sekian dulu untuk lagu-lagu self healing versi saya. Lagu lainnya saya rekomendasikan di Album Mantra-Mantranya Kunto Aji. 

Selamat mendengarkan :)

Ngomong Dulu, Jangan Asal Dateng

 
Milo Baumanbon Unsplash

Jadi sore ini ada yang menghubungi saya lewat WA dengan maksud mau ngasih saya undangan. 

Hal inilah yang bisa kita tiru. Kita hubungi dulu ada dirumah atau tidak dan kalau ada ya langsung saja kita mau ke rumah. 

Selain mendapat kepastian orang yang kita temui ada, kita juga menghemat bbm karena perjalanan kita hanya sekali. Bukan berkali-kali karena tak ada konfirmasi.

Bagi orang yang menerima tamu sendiri juga bisa persiapan. Misal, nyiapin cemilan, minuman atau juga diri yang rapi. 

Akan berbeda kalau dateng ke rumah orang secara tiba-tiba. Apalagi pas yang punya rumah lagi santai²nya, nyaman²nya eehh mendadak berubah begitu saja. 

Sebut saja namanya Nano, Nano ini kadang ke rumah saya tanpa pemberitahuan.

Pernah suatu hari Nano ke rumah saya jam 6 pagi. Saat saya masih acakadul, nyuci piring dan plan selanjutnya nyuci baju.

Eeeeh si Nano ini datang. Rasanya pengen banget ngusir si Nano ini. 

Tapi saya coba sabar. 

Dan kalian tau nggak Nano ini ke rumah saya ngapain?

Cuman ngasih file.

Iya, file doang!

Padahal file ya bisa dikirim di email atau wa kan ya. 

Nggak tahu lagi saya. Kenapa nggak kepikiran gitu lo.

Ya kalau kirim via wa atau email kan lebih praktis, cepat dan hemat. La kok malah ngasih ke rumahnya segala.

Ribet banget.

Dan bukan hanya itu. Nano ini juga pernah ke rumah saya jam 8 malam saat saya mau buru-buru nganterin ibu saya. 

Sengaja saya gak nyuruh masuk ke rumah karena ya memang saya buru-buru.

Bisa kamu bayangkan betapa kesalnya saya.

Mau berangkat, buru-buru, eeeh malah ada orang yang tanpa berita atau kabar muncul tiba-tiba.

Ya kan kesel.

Kalau kamu bilang, "Loh fa, kenapa nggak ditegur dan dikasih tahu?"

Jawabannya adalah sudah. Sudah saya kasih tahu tapi orangnya malah menghiraukan. Memang orangnya ngeselin sekali.

Ya alhamdulillahnya sekarang sudah lost contact dan tidak ada lagi Nano-Nano yang bikin kesel.

Jadi buat yang mau ke rumah orang atau siapapun ya setidaknya ngasih tahu lah. 

Kita kan nggak tahu orang itu rencananya mau ngapain, ngeganggu atau tidak dan sisi lainnya kita juga lebih menghemat waktu dan bbm. 

Nggak bolak-balik semisal gak ada orang. Ada kepastian kalau orang yang mau ditemui ada di rumah ada dan nggak bikin orang tersebut kesel karena datang ke rumah mendadak alias gak ngabarin dulu. Tolonglah, mbok ya dikasih kabar kalau mau ke rumah.

Selain ngasih kabar sebelum ke rumah orang, hal lain yang bisa kita terapkan adalah ketok pintu sebelum masuk ke rumah/kamar orang lain, nggak geser galeri di hp tiba-tiba dan nggak mengambil foto orang tanpa izin. 

Ada tambahan lagi?


Aug 7, 2021

Aristoteles dan Bahagia

Catalin Pop on Unsplash


Kapan kamu bahagia?

Apa yang membuatmu bahagia?

Mengapa kamu bahagia?

Tiga pertanyaan ini terlihat mudah tapi jawabnya ya kadang butuh sekian detik. Saya sendiri pernah menanyakannya ke teman saya dan dia menjawabnya juga tidak langsung. Ada jeda. Mayoritas menjawab hidup sejahtera, tinggal bersama keluarga, bisa main kemana-mana, dst.

Saya menulis ini berangkat dari kutipan "Beli pengalaman, bukan barang"

Waktu hp saya baru rasanya saya senang sekali. Tapi hal ini tidak bertahan lama, dua atau tiga hari ya biasa saja.

Waktu laptop saya baru juga sama. Awalnya senang sekali, play lagu, video, film tapi tak bertahan lama. Beberapa hari kemudian ya biasa aja.

Tapi mengapa bisa begitu?

Kenapa bahagia saya hanya sementara?

Hari ini saya menemukan jawabannya. Jawaban ini diambil dari konsep bahagia Aristoteles yang terbagi menjadi 4 tingkatan.

Tingkatan tersebut adalah Leatus (kebahagiaan material), Felix (kebahagiaan ego), Baeitudo (kebahagiaan dari berbuat baik) , Sublime Baeitudo (kebahagiaan sempurna). 

Kebahagiaan ketika saya membeli gadget dan laptop itu termasuk Leatus yaitu kebahagiaan material dan hanya bersifat sementara. Itu sebabnya saya merasa biasa saja ketika sudah 2 atau 4 hari setelah membelinya.

Jika kita tidak menyadarinya maka bisa jadi kita terjebak di kebahagiaan ini. Kita hanya membeli barang-bahagia-pudar-beli lagi. Begitu seterusnya.

Berbeda jika kita membeli pengalaman, nonton bareng teman, pergi ke gunung, piknik atau solo traveling.  Pengalaman menyenangkan itu akan selalu kita ingat dan bermakna. 





Aug 2, 2021

Virzha dan Lagu-Lagunya

Instagram @virzhaofficial

Mau males kek

Mau mager kek

Yang pentingggg

Happy aeeee!

Khas gayanya mas Virzha pas masih jadi host di The Comment. 

Bicara soal Virzha ini kalau ada yang belum tahu jadi dia adalah Juara 3 Indonesian Idol Tahun 2014. Nama lengkapnya juga unik, Di Muhammad Devirzha. Saya telusuri ternyata nama Di ini diberikan oleh mamanya begitu.

Kayaknya dua hari terakhir ini saya banyak mengulik soal mas Virzha ini. Apalagi semenjak saya sering dengar musim pop zaman dulu.

Pertama dengar single terbaru mas Virzha ini di lagu Tentang Rindu yang sangat mengandung bawang. Bikin kita ingat orang tua khususnya Bapak. Kalau belum nonton buruan nonton deh :(

Setelah tahu lagu Tentang Rindu saga hanya sekilas tahu lagunya dan prnyanyinya namun tidak mengulik lebih lanjut. Apalagi mengikuti bagaimana aktivitas sosok Virzha ini. 

Barulah, beberapa hari yang lalu saya sering dengar lagu pop lama mulai Ungu, D'Bagindas, ST 12 dan tiba-tiba direkomendasikan lagunya Dewa 19 yang berlanjut ke Dewa 19 feat Virzha. Yap, pertama yang saya tonton pas lagu "Pupus" dan kesan saya bagus banget.

Musik mewah, vokal keren ala-ala serak dan soft rock. Rasanya patah hati tapi tetep cool dan keren gitu ya wkwkw.

Lagu Pupus selesai ternyata membuat saya candu untuk menikmati lagu yang lain seperti Selimut Hati dan Larut yang dibawakan oleh Virzha. Seolah mendadak saya jadi Dev (fans Virzha) dengan maraton lihat kegiatan-kegiatan Virzha sebelumnya melalui Youtube.

Ternyata dia sempat jadi host di The Comment yang kocak abis, kemudian saya flashback dengar single pertama Aku Lelakimu yang videoklipnya juga mengandung bawang dan sampailah saya di youtube pribadi yang khusus daily vlognya.

Dari situlah saya mulai mengenal Virzha yang suka kucing, baru buka kedai kopi @diwaroeng, punya 2 album yaitu Satu dan Kedua. Saya tahunya dulu ya Tentang Rindu aja ternyata ya banyak ya namanya album wkwk.

Ada Sirna, Janji, Hadirmu dan masih banyak lagi. Secara personal, hal yang membuat saga kagum adalah kedekatannya dengan keluarga. Saya melihat mas Virzha ini begitu dekat dengan keluarganya, nyanyi bersama, makan bersama sampai-sampai mempersembahkan lagunya untuk orang tua.

Lanjut lagi, saya juga baru tahu kalau mas Virzha ini tahun 2014 juga jadi vokalis Mahadewa dan kemudian entah 2020/2021 ini jadi vokalis Dewa 19.

Iya, Dewa 19 yang legend itu.

Waktu kecil saya tahunya vokalis Dewa 19 itu Once. Tapi ternyata sebelumnya ada vokalis lain yaitu Ari Lasso. Ini ya baru tahu saya wkwkw. Nguliklah saya mengenai Dewa 19 terutama mengenai sejarah dan personilnya.

Soal sejarah ternyata tidak lepas dari personilnya yang sudah berteman sejak SMP yaitu Andra dan Ahmad Dhani. Barulah saat SMA bertemu Ari Lasso.

Oiya, saya juga baru tahu lagi kalau Andra Dewa 19 ya Andra yang sama di Andra and The Backbone. Lagu favorit saya Hitamku, Main Hati dan Sempurna. Dulu waktu SD nungguin videoklipnya pulang sekolah. Masih ingat saya wkwk. Saya juga aktif menulis lirik lagu-lagu tersebut :D

Btw, saya juga nyari tahu soal grup band Andra and The Backbone ini lain kali aja saya tulis hehe.

Berawal dari Virzha dan Dewa 19 kemudian saya menelusuri lagi lagu-lagu dewa yang lama mulai Satu, Roman Picisan, Selimut Hati dengan berbagai versi. Kalau lagu favorit saya di Dewa 19 ini tentu saja Pupus dan Risalah Hati. Apalagi yang ngebawain Virzha rasanya cool banget. Kalau lagunya Virzha, yang saya suka Aku Lelakimu, Tentang Rindu dan Sirna. 

Aku lelakimu menurut saya bercerita tentang seorang laki-laki yang menyakinkan pasangannya kalau dia adalah lelakinya. Tempatnya bercerita.

Dari awal lirik saja sudah bisa kita terka.

"Datanglah bila engkau menangis"

"Ceritakan semua yang engkau mau"

" Karena ku disini, sebagai lelakimu"

Kan kan, bagus ya. Lagu ciptaan Pongky Barata yang sebelumnya dinyanyikan oleh Anang Hermansyah.

Lagu berikutnya Tentang Rindu yang menurut saya berisi kerinduan yang tak tertahankan kepada orang tua saat seseorang di perantauan.

Lirik awalnya

"Pagi telah pergi"

"Mentari tak bersinar lagi"

"Entah sampai kapan"

"Ku mengingat tentang dirimu"

Pagi telah pergi ini buat saya seperti orang tua yang mulai tua dan letih. Orang tua yang mulai membutuhkan waktu kita. Sedangkan di kejauhan kita terus mengingat orang tua kita setiap waktu.

Lagu berikutnya Sirna

Lirik pertamanya

"Kau buat sirna, sudahlah"

"Harapanku, hidup bersamamu"

Sirna ini seolah sesuatu yang hilang atau tidak jadi begitu ya. Padahal kita berharap bisa hidup bersama orang tersebut. Huhu

Ya begitulah sedikit cerita mengenai Virzha dan lagu-lagunya yang menjadi favorit saya. Ya meskipun saya juga menyinggung soal Dewa 19 hehe. 

Sepertinya tulisan ini menjadi tulisan terpanjang di blog ini, hampir 1000 kata yang ngebahas Virzha wkwkwk.

Btw, adakah yang Baladewa atau Dev disini ??

Jul 17, 2021

5 Rekomendasi Film Pendek yang Bisa Kamu Tonton di Youtube


Terinspirasi dari teman saya yang menanyakan rekomendasi film kok jadi pengen nulis soal rekomendasi beberapa film pendek. Selain durasinya yang tidak terlalu panjang, film ini juga bisa kamu tonton langsung di Youtube.

Lumayan buat hiburan kan, hehe.

Baiklah, tanpa basa-basi lagi saya mulai untuk rekomendasi film pendeknya. Btw, selain Tilik ya karena Tilik saya rasa sudah booming dan banyak yang tahu. Ok Lanjut, berikut rekomendasinya!

We


We bercerita mengenai Adin (Rachel Amanda), Bapaknya Amanda (Teuku Rifnu Wikana) dan Ibunya Amanda (Riny Hamid) yang tengah menunggu pengumuman Adin untuk masuk ke universitas. Saat dinyatakan lolos, orang tua Adin justru merasa campur aduk antara sedih dan bahagia. Film ini minim dialog namun semuanya tergambar dari raut wajah masing-masing pemeran. Apalagi peran Teuku Rifnu Wikana ini, menjiwai sekali. Btw, siapin tisu sebelum kamu nonton L

Turut Berdukacita


Turut berdukacita bercerita mengenai seorang anak perempuan yang baru saja kehilangan ayahnya. Ditengah suasana duka, ia pun harus menanggapi pertanyaan para pelayat mengenai kematian ayahnya. Pertanyaan pelayat yang datang ternyata hampir sama semuanya. Tidak hanya itu, para pelayat juga menanggapi jawaban anak perempuan yang tengah berduka itu.

Asa

Asa bercerita mengenai anak SMA bernama Shinta yang dihamili dan ditinggalkan pacarnya. Usut punya usut, ternyata pacarnya sudah memiliki istri dan anak. Tidak hanya itu, video persetubuhan Shinta juga tersebarluas di Facebook sehingga ia harus dikeluarkan dari sekolah. Orang tua Shinta pun terpukul tapi akhirnya mereka harus menerima cobaan tersebut. Jujur, film ini membuat saya sedih sekali. Apalagi kondisi Bapaknya Shinta juga sakit. Kamu bisa siapin tisu sebelum nonton film ini. Mengandung bawang L

Unbaedah


Unbaedah bercerita mengenai Baedah (pemeran Bu Tejo/Siti Fauziah) yang suka korupsi makanan. Masih memiliki karakter yang sama dengan Bu Tejo. Bu Baedah digambarkan juga tukang nyinyir dan suka ngambil berkat double. Berkat ini kalau seperti makanan yang diberikan ketika selesai hajatan atau slamatan di rumah orang lain. Nonton film ini campur ngakak dan terhibur sekali. Kamu bisa langsung nonton di Youtube untuk melihat bu Tejo versi Baedah, hehe.

Grave Torture


Grave torture buat saya ini film pendek horror pertama yang saya tonton dan seremnya masih terasa. Btw, film ini disutradarai oleh Joko Anwar yang juga sutradara film Perempuan Tanah Jahanam dan Pengabdi Setan. Itu serem sekali huaaa. Oiya, film grave torture ini bercerita mengenai kehidupan setelah kematian. Penasaram bagaimana filmnya? Langsung saja nonton di youtube. Nontonya malam aja biar lebih creepy. Hehe,

Nah, itu dia 5 (sebenarnya ada banyak tapi saya pilih 5 aja, wkwkw) rekomendasi film pendek versi saya yang bisa kamu tonton di youtube. Kamu sendiri sudah pernah nonton yang mana nih?

Jul 16, 2021

Curhatan Fresh Graduate Era Corona

Photo by Jasmine Coro on Unsplash


“Sudah lulus ya, Latifa?”

“Sudah kok”

“Wah, sudah kerja dimana?”

(kena mental), hehehe.

Pertengahan Juni lalu saya sudah melaksanakan Yudisium dan menerima Surat Keterangan Lulus sehingga dapat dinyatakan bahwa saya memang benar-benar sudah lulus. Namun ijazah saya masih dalam proses dan wisuda juga belum dilaksanakan.

Sebelumnya wisuda saya dijadwalkan tanggal 3 Juli tetapi mendadak ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Jadi ya beginilah, sekarang saya masih nunggu ijabsah ijazah dan menimbang rencana saya kedepannya seperti apa.

Selama 3 mingguan ini banyak hal yang saya pikirkan terutama mengenai hal tersebut. Apakah saya daftar beasiswa kemudian lanjut S2 atau saya langsung kerja sesuai jurusan saya atau hal yang lainnya. Tapi, yang jelas saya harus punya rencana.

Iya, R E N C A N A.

“Kalau kamu gagal merencanakan berarti kamu merencanakan kegagalan”

Saya lupa ini quotesnya siapa :(

Btw, sudah 3x saya bolos di 1m1c wkwkw. Baru kali ini sih, tapi selama itu saya ya nggak hanya mengisi hari dengan mikirin rencana saya tapi juga saya isi dengan melakukan hal yang menyenangkan. Anggap saja self-reward setelah menyelesaikan kuliah selama 4 tahun ini.

Saya sendiri menghabiskan waktu untuk menonton film yang sebelumnya ingin sekali saya tonton. Diantaranya Detective Chinatown 1-3, Avatar: The Legend of Korra, Invisible Guest, Your Name, Weathering With You dan masih banyak lagi. Saya benar-benar memasuki mode Avatar nyaman.

Tapi hal ini tidaklah lama. 

Lama-lama bosan dan mempertanyakan “setelah ini apa?”

Lalu berpikirlah saya mengenai kerja atau lanjut S2.

Terus terang saya sangat bimbang menentukannya tapi katanya mbak Najwa itu “Kalau bisa keduanya, kenapa harus memilih”. Ya tapi ada tapinya buat saya.

Rasanya saya selalu ingin menemukan alasan alias “why” saya memilih kerja atau “why” saya memilih lanjut S2. Keduanya pasti memiliki plus dan minusnya sendiri dan saya harus menerimanya. Misalnya, memilih kerja karena akan dapat memberikan pengalaman dan bisa mengimplementasikan ilmu yang telah didapat. Jadi, bukan hanya teori tapi langsung praktik. Sedangkan jika lanjut S2 bisa memperdalam ilmu yang telah diperoleh.

Jika saya memilih kerja berarti saya harus mempersiapkan persyaratan dan skill yang dibutuhkan. Sedangkan jika saya memilih daftar beasiswa kemudian lanjut S2 itu berarti saya juga harus mempersiapkan segala persyaratannya.

Wahhh, lama-lama pusing juga. Tapi, cepat atau lambat hal ini harus saya putuskan karena pendaftaran beasiswa segera dibuka.

Kalau kamu tim pilih bekerja atau lanjut S2 nih??