GOALS

Psikologi Pendidikan: Belajar

Foto: unsplash

Halo, selamat malam pembaca blog www.latifakila.my.id !!! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga baik-baik saja dan jangan lupa jaga kesehatan, hehe. Kali ini saya hadir untuk sedikit mereview materi belajar pada mata kuliah Psikologi Pendidikan yang dulu pernah saya dapat. Yuk, kita belajar bersama.
Apa itu belajar?
Belajar adalah suatu proses dalam mendapatkan hal yang baru untuk menciptakan suatu perubahan-perubahan lahir dan batin, perubahan tingkah laku dari yang negatif menuju perubahan tingkah laku yang positif. Hal ini sebanding dengan pernyataan Chaplin dalam Dictionary of Psychology yang menyatakan belajar dengan dua hal. Pertama, belajar adalah perolehan perubahan tingkah laku yang relative menetap sebagai akibat latihan dan pengalaman. Sedangkan yang kedua, belajar adalah proses memperoleh respon-respons sebagai akibat adanya latihan khusus.
Apa saja teori belajar ?
Bigge Dab Hunt mengemukakan ada empat teori belajar menurut pandangan psikologi. Pertama, Teori Disiplin Mental yang menyatakan bahwa setiap anak yang lahir itu memiliki potensi-potensi tertentu dan belajar merupakan upaya untuk mengembangkan potensi tersebut. Kedua, Teori Behaviorisme yakni teori yang berorientasi pada perilaku peserta didik yang dapat diukur. Ketiga, Teori Cognitive Gestalt-Field yang berorientasi pada pemahaman peserta didik. Terakhir adalah Teori Kognitif yang berorientasi pada proses pembelajaran dibandingkan dengan hasil yang dicapai.
Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar?
Faktor yang mempengaruhi proses belajar terbagi menjadi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari diri siswa itu sendiri yang terbagi lagi menjadi dua yaitu aspek fisiologis dan aspek psikologi. Aspek fisiologis yaitu aspek yang ditinjau dari kondisi siswa saat melakukan proses belajar. Apabila siswa sakit atau lemah maka akan mengganggu proses belajar siswa. Sedangkan aspek psikologis yaitu aspek yang ditinjau dari segi psikis siswa. Aspek ini meliputi intelegensi, minat, sikap, bakat dan motivasi siswa. Beberapa hal ini memberikan pengaruh bagi proses belajar siswa. Misalnya, siswa yang kurang motivasi cenderung akan malas untuk belajar.

Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri siswa. Faktor ini terbagi menjadi dua yaitu lingkungan sosial dan non-sosial. Lingkungan sosial yaitu lingkungan dimana tempat siswa bergaul. Misalnya jika siswa bergaul dengan siswa yang senang belajar dan berprestasi maka siswa tersebut akan termotivasi. Sedangkan lingkungan non-sosial meliputi lingkungan alam, instrumental atau fasilitas dan materi. Misalnya, siswa akan kurang memahami materi matematika (proses belajar) dikarenakan tidak adanya papan tulis.

Sumber: Makalah Kelompok 4 (Latifatus Sholikah dan Rohma Wahidatun Nafi’ah)

Demikianlah review materi dari saya nantikan review materi berikutnya. Regards :)

2 komentar