GOALS

Sains Kebumian: Lempeng Bumi





Halo pembaca setia www.latifakila.my.id. Kali ini saya akan mereview materi Lempeng Bumi. Btw, materi ini beberapa waktu lalu telah saya presentasikan dan ada yang beda. Presentasinya online guys via google classroom, hehe. Ini pertama kalinya saya presentasi online, Hiks. Ok lanjut ke review materi aja ya, hehe
Apa itu lempeng bumi?
Secara bahasa, lempeng berasal dari bahasa Inggris yaitu plate”. Sedangkan secara istilah lempeng bumi berarti bagian dari litosfer sebagai lapisan terluar dari permukaan bumi yang mempunyai struktur padat serta keras terdiri atas berbagai batuan dan tanah. Lempeng-lempeng tersebut terletak diatas lapisan mantel bumi yang massa zatnya yaitu lava sehingga strukturnya lebih cair serta kental.
Apa saja macam-macam lempeng bumi?
Lempeng bumi terbagi  menjadi 2 bentuk yaitu lempeng benua dan lempeng samudera. Lempeng benua memiliki karakteristik sebagai berikut,
  • Sering disebut kerak benua
  • Terdiri dari silikon dan aluminium
  • Memiliki ketebalan sekitar 30 sampai 50 km

Sedangkan lempeng samudera memiliki karakteristik sebagai berikut,
  • Sering disebut kerak samudera
  • Terdiri dari silikon dan megnesium
  • Memiliki ketebalan antara 5 hingga 10 km

Apa saja pergerakan lempeng tektonik?
Pergerakan pada lempeng tektonik terbagi menjadi 3 yaitu sebagai berikut,  

Pergerakan Divergen (menjauhi)
Pergerakan ini terjadi saat lempeng-lempeng tektonik bergerak saling menjauhi kemudian membuka celah keluarnya cairan menuju permukaan mantel bumi. Cairan ini kemudian dingin, membeku dan membentuk kerak baru. Pada kerak samudera hal ini menyebabkan seafloor spreading atau pemekaran dasar samudera. Sedangkan pada kerak benua akan membentuk lembah retakan atau rift valley. Salah satu pergerakan divergen kerak bumi yang penting, adalah pergerakan antara lempeng benua Afrika dengan lempeng benua Amerika Selatan. Lempeng benua Afrika bergeser kearah timur. Sedangkan Lempeng Benua Amerika Selatan bergeser ke arah barat, dengan menyisakan jejak pematang di tengah Samudera Atlantik.

Pergerakan Konvergen (mendekati)
Pergerakan ini terjadi saat lempeng tektonik bergerak saling mendekati. Btw, pergerakan ini terbagi lagi menjadi 3 yaitu sebagai berikut.

Konvergensi lempeng samudera dengan lempeng benua
Pada pergerakan ini, lempeng samudera akan menunjam ke bawah lempeng benua lalu masuk ke dalam lapisan mantel yang suhunya tinggi sehingga meleleh. Lelehan kerak samudera ini diakibatkan oleh desakan lempeng-lempeng tektonik yang berkonvergensi kemudian menerobos melalui celah-celah retakan pada lempeng benua di atasnya. Hal ini menyebabkan terbentuknya deretan gunung api. Contohnya adalah Pegunungan Andes di Amerika Selatan, yang dihasilkan dari konvergensi antara lempeng Nazka dengan Lempeng Amerika Selatan.

Konvergensi lempeng benua dengan lempeng benua
Pada konvergensi ini salah satu lempeng benua akan menunjam ke bawah lempeng benua lainnya. Lempeng benua ini tidak terlalu padat sehingga tidak cukup berat untuk menunjam dan meleleh di dalam mantel. Lempeng ini tidak membentuk gunung api tetapi akan menggelembung dan menebal, sehingga membentuk jalur pegunungan yang non vulkanik. Contohnya adalah Pegunungan Himalaya dan Plato Tibet, yang terbentuk dari konvergensi antara Lempeng Eurasia dengan Lempeng India.

Konvergensi lempeng samudera dengan lempeng samudera
Pada konvergensi ini salah satu lempeng akan menunjam ke bawah lempeng lainnya sehingga menyebabkan terbentuknya parit di dasar laut, dan deretan gunung api bawah laut yang sejajar dengan parit tersebut. Contohnya, Kepulauan Aleutian di Alaska adalah contoh gugusan pulau-pulau vulkanik, sebagai akibat konvergensi antara Lempeng Pasifik bagian utara dengan bagian utara Lempeng Amerika Utara.

Pergerakan Tranform (pergeseran)
Pergerakan terjadi apabila dua lempeng tektonik saling bergesekan. Akibatnya memberikan efek panas, menimbulkan retakan dan gempa besar yang sangat besar.  Misalnya, bergesernya  Sesar San Andreas di California, Amerika Serikat.

Okay sekain dulu review dari saya, nantikan review materi yang lain.

0 komentar:

Post a Comment