GOALS

BK: Strategi Bimbingan dan Konseling




Hai guys, selamat malam. Kali ini saya akan mereview salah satu materi pada mata kuliah Bimbingan Konseling.

So, berikut reviewnya.

Pelayanan Bimbingan Perorangan

Bagian pertama adalah pelayanan bimbingan perorangan, maksudnya adalah layanan bimbingan konseling antara konselor atau guru dengan peserta didik (perorangan) yang dilakukan secara langsung (tatap muka) untuk membahas permasalahan peserta didik. Pada layanan ini, seorang konselor dituntut untuk berempati dan bersimpati. Empati adalah usaha untuk menempatkan diri di posisi orang lain, sedangkan simpati adalah suatu sikap seakan-akan merasakan hal yang dialami orang lain. Dalam pelaksaaannya, proses pelayanan bimbingan perorangan yaitu sebagai berikut.

Tahap Awal

Pada tahap ini konselor bertemu dengan klien kemudian mengawali proses konseling hingga membahas masalah yang dialami klien. Langkah pertama yang dilakukan konselor adalah bersikap seprofesional mungkin dan menunjukkan kemampuannya agar dapat dipercayai oleh klien. Saat klien sudah percaya maka ia akan lebih terbuka dan menceritakan semua masalahnya. Kedua, konselor membantu klien dalam mengungkap masalah yang dialami klien. Ketiga, konselor mencoba untuk melihat potensi dan lingkungan klien dalam menyelesaikan masalahnya. Keempat adalah negosiasi antara konselor dan klien mengenai pelayanan bimbingan konseling. Hal ini bisa berupa lokasi pelayanan, waktu, tempat, dll.

Tahap Pertengahan

Pada tahap ini, konselor akan fokus dengan masalah yang dialami klien dan bantuan yang tepat dalam menangani masalah tersebut. Tujuan dari tahap ini yang pertama adalah konselor terus menjelajahi masalah klien untuk memberikan alternatif penyelesaian masalah. Kedua, untuk menjaga hubungan proses konseling tetap terjaga, terutama sikap empati dan simpati dalam memberikan suatu konseling pada klien. Ketiga, pemahaman mengenai kontrak selama konseling.

Tahap Akhir
Pada tahap ini berupa evaluasi kinerja konselor namun fokus dengan penilaian terhadap klien. Misalnya mengenai menurunnya tingkat kecemasan, perubahan sikap dan perilaku yang lebih positif.

Pelayanan Bimbingan Kelompok

Tidak jauh berbeda dari pelayanan untuk perorangan, hanya saja pelayanan ini bersifat kelompok. Pelayanan bimbingan kelompok merupakan layanan bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh sejumlah peserta didik (kelompok) dengan membahas topik yang disampaikan oleh konselor atau guru agar topik tersebut dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk perkembangan diri dan pengambilan keputusan. Dalam pelaksaaannya, proses pelayanan bimbingan kelompok yaitu sebagai berikut.

Tahap Awal

Tahap ini berupa pembuatan kelompok yang terdiri dari peserta didik atau klien yang mau berpartisipasi. Sebelumnya konselor menginformasikan dulu mengenai pengertian dari bimbingan dan konseling, tujuannya dan manfaatnya.

Tahap Perencanaan

Tahap ini berisi mengenai apa saja yang perlu disiapkan sebelum melaksanakan bimbingan konseling kelompok. Hal ini meliputi, matei, tujuan, sumber materi, aspek penilaian serta waktu dan tempat, ini dilakukan agar proses bimbingan konselinng dapat berjalan lancar.

Tahap Pelaksanaan

Tahap ini berupa pelaksanaan bimbingan konseling yakni kesiapaan perlengapan seperti materi, alat, bahan dan ruang serta dilanjutkan dengan pelaksaan bimbingan dan konseling.

Tahap Evaluasi

Evaluasi yang dimaksud berupa penilaian dari hasil proses bimbingan dan konseling yang telah dilaksanakan. Penilaian berupa kesan klien dan berorientasi pada perkembangan klien ke arah yang lebih baik.

Tahap Analisis dan Tindak Lanjut

Analisis ini berupa analisis dari perkembangan klien setelah melakukan bimbingan dan konseling kelompok. Agar konselor dapat mengetahui maksimal tidaknya pelaksanaan layanan maka diperlukan peninjauan bila mungkin ada hal yang terlewatkan.

Okay, sekian dulu dan sampai ketemu di postingan berikutnya. Doain UAS saya lancar ya guys XD.



0 komentar:

Post a Comment