GOALS

Pengalaman Tes Toefl di FE UNESA



“Massss, cepet ya mas udah mau terlambat ikiiii”, ucap saya panik

“Siapp mbak, kuliah to mbak?”, tanya mas grab.

“Wes mas, gas pokok e”, jawab saya.

Btw, ini pertama kalinya saya nge-grab dan untungnya mas-mas ini seumuran sama saya. Jadi masnya bisa diandalkan dan kayak temen sendiri sih, haha.


Di jalan masnya ikutan panik karena saya mburu waktu dan alhasil mas e ngebut banget tapi alhamdulillah saya nyampek kampus tepat waktu meskipun di jalan saya sebenarnya ketar-ketir.

Nyampek kampus.

“Berapa mas?”, tanya saya.

“Gak usah mbak, ini udah dibayar kok”, jawab mas e.

“Oh, pasti kakak saya yang bayar" (ya karena yang mesenin kakak saya XD).

“Yaudah makasih banget ya mas”, ucap saya

“Iya mbak sama-sama, duluan mbak”, jawab mas e

Udah, gitu doang guys.

Intinya kalau mau cepet usahain sama ojol yang muda karena jiwa muda itu membara wkwkw.

Tepat jam 8 saya sudah sampai di Gedung FE UNESA kemudian langsung tanda-tangan dan masuk ke kelas. Btw, ini sesi tes toefl sehari setelah saya melaksanakan pelatihan tes toefl.

Waktu tes toefl ini juga sama dengan waktu pelatihan yaitu dibuat shift, ada pagi, siang dan sore. Kita tinggal milih tapi kalau saya milihnya pagi biar masih fresh.

Masuk kelas saya kemudian diberi snack, menyiapkan peralatan seperti alat tuli, papan dada, penghapus, dll. Btw, jangan lupa bawa jam tangan buat lihat waktunya.

Setelah itu mulainya pengawas yang dari Zambert Course memberikan soalnya ke peserta tes toefl. Soal ini tidak boleh di coret-coret karena nanti dikembalikan.

Soal tesnya saya lupa ada berapa tapi sepertinya di materi pelatihan toefl ada. Kalau tidak salah ada 100 soal (termasuk listening, structure, writing, dan reading). Ini sebenarnya pertama kalinya saya mengikuti tes toefl dan menurut saya mirip dengan UN zaman SMA dulu hanya saja soalnya lebih banyak.

Nah, bagi peserta yang sudah selesai duluan bisa mengumpulkan jawaban ke depan lalu meninggalkan ruangan. Satu per satu peserta pun telah mengumpulkan dan termasuk saya XD.

Setelah itu ya sudah, kita bisa pulang. Untuk hasil tesnya kita diminta nunggu sekitar semingguan (kalo gak salah sih, udah lama soalnya hehe).
Bagi yang skornya diatas 400 maka bisa mendapatkan sertifikat Toefl dari Zambert Course tapi kalau dibawah 400 maka belum bisa. Sertifikat ini ada biaya administrasinya yaitu Rp25.000 dan melampirkan foto 4 x 6 2 lembar.

Nah, demikianlah pengalaman saya saat Tes Toefl di FE UNESA. Tes Toefl ini termasuk Toefl Prediction tapi bisa digunakan untuk lampiran melamar kerja dan dokumen pendukung. Biasanya nama eventnya Tes Toefl Akbar dan diselenggarakan oleh Ormawa diberbagai kampus di Pulau Jawa.

0 komentar:

Post a Comment