Mar 16, 2021

Cognitif Bias


Pinterest


Pernah gak sih kamu beli sesuatu padahal kamu tidak butuh?

Kamu hanya tertarik dengan diskonnya.

Hal seperti ini merupakan salah satu dampak dari bias kognitif dengan jenis Attentional bias atau bias perhatian.

Bias Kognitif diperkenalkan oleh seorang peneliti yaitu Amos Tversky dan Kahnemaan pada tahun 1972.

Sejak itulah penelitian bias kognitif berkembang dengan mendeskripsikan berbagai macam bias kognitif dan pengaruhnya terhadap keputusan.

Apa itu Bias Kognitif?

Salah satu definisinya yaitu sebagai berikut.

Cognitige bias is generic term of systematic errors made with regards to thought procesess amd preception which influence people's decisions.
Bias negatif merupakan kesalahan manusia dalam memproses sebuah informasi yang akhirnya akan mempengaruhi keputusan mereka.

Bias ini kerap kali digunakan untuk kepraktisan dalam memahami informasi.

Beberapa yang berkaitan dengan bias seperti memori kita dalam mengingat. Upaya kita mengingat bisa saja memiliki alasan tertentu dan membuat kita mengambil keputusan yang bias.

Apakah Sama dengan Logical Fallacy?

Tidak, Logical Fallacy atau kesalahan dalam logika berbeda dengan Bias Kognitif. Logical fallacy berorientasi pada kesalahan logis sebuah argumen, sedangkan bias kognitif berorientasi pada kesalahan pemikiran yang berkaitan dengan memori, perhatian dan kesalahan mental lainnya.

Dampak Bias Kognitif

Dampak dari bias kognitif ada positif dan negatif. Dampak negatifnya kita akan mudah menyerap informasi yang salah karena adanya bias kognitif ini.

Misalnya, teori konspirasi. Ketika kita meyakininya, kita akan mencari informasi yang membuat kita semakin yakin dengan hal tersebut.

Namun, ada juga dampak positifnya. Misalnya, ketika kita menghadapi kondisi terancam seperti merasa ada yang mengikuti di jalan padahal hanya mobil pengangkut barang kita harus membuat keputusan yang cepat. Ini penting untuk membuat kita terhindar dari kondisi bahaya.

Cara Mengatasi Bias Kognitif

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi bias kognitif ini yaitu sebagai berikut.

1. Menyadari bias kognitif, kesadaran bisa kita mulai dengan memahami diri kita sendiri. Mempertanyakannya apakah ini bias atau bukan.

2. Memperhatikan faktor, dalam mengambil keputusan kita perlu memlihat apa saja faktor yang berpengaruh terhadap keputusan kita.

Misalnya, jika kita mau beli barang A tapi apakah barang A memang kita butuhkan? Apakah budget sesuai? dll. Coba kita tanyakan lagi ke diri kita.

Bias kognitif memang sering terjadi terutama ketika kita membuat penilaian sendiri. Kadang kita merasa sudah logis namun bias kognitif ini kerap membuat kita salah dalam mengambil keputusan.

Selain berkaitan dengan keputusan sendiri, bias kognitif juga membuat kita lebih kritis dalam memahami informasi tertentu. Kita tidak bisa hanya membaca satu informasi saja namun didukung dengan informasi yang lain.

Oiya, bias kognitif ini memiliki banyak jenis. Misalnya Halo effect, Confirmation bias, Attentional bias dan masih banyak lagi.

Referensi

https://www.verywellmind.com/what-is-a-cognitive-bias-2794963

https://www.ionos.com/digitalguide/online-marketing/online-sales/what-is-a-cognitive-bias/


Share:

0 komentar:

Post a Comment