May 17, 2021

Teknik Feynman: Belajar dengan Mengajar

 

Photo from Pexels

Pagi ini saya nemuin hal menarik di Deeptash. Kalau kamu belum tahu Deeptash, jadi Deeptash itu sebuah aplikasi yang merangkum artikel-artikel yang memberikan banyak insight (artikel dalam bahasa inggris). 

Rangkuman tersebut juga dikaitkan dengan artikel asli dari websitenya sehingga kita bisa juga baca artikel secara lengkap. 

Topik yang ada pada Deeptash juga banyak. Mulai self improvement, problem solving, psikologi, leadership dan masih banyak lagi. Kamu bisa download aplikasinya di Playstore dan lihat sendiri ya, hehe~

Oiya, topik yang membuat saya tertarik hari ini adalah Teknik Feynman. Sebuah metode belajar yang digagas oleh Richard Feynman. Beliau adalah seorang ahli fisika dan penerima nobel di bidang Elektrodinamika. 

Selain itu, beliau juga mendapatkan sebutan "The Great Explainer", karena kemampuan beliau dalam menjelaskan konsep dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh orang lain. 

If you can’t explain it simply, then you don’t understand it well enough.  – Albert Einstein

Teknik Feynman adalah sebuah metode untuk mempelajari sesuatu dengan cara menjelaskannya kepada orang lain menggunakan bahasa yang sederhana. Lantas, bagaimana cara menerapkannya? 

Teknik ini terbagi menjadi 4 tahapyaitu sebagai berikut. 

 1. Ambillah selembar kertas kemudian tulis sebuah konsep dan penjelasannya. Konsep ini bisa berlaku dalam berbagai bidang, mulai sains, matematika, sejarah dan masih banyak lagi. 

 2. Jelaskan materi secara sederhana atau dengan bahasa kita sendiri. Penjelasan ini bisa dilakukan ke orang lain atau setidaknya berpura-pura menjelaskannya. 

 3. Identifikasi bagian yang sulit kemudian pelajari kembali. Tinjaulah kembali materi mana yang kurang dipahami kemudian pelajari ulang dari sumbernya. 

 4. Perhatikan istilah yang kompleks lalu jelaskan secara sederhana. Istilah yang kurang dimengerti bisa kita sederhanakan sesuai bahasa sendiri. Pastikan orang lain juga memahami. 

Teknik Feynman ini membuat kita belajar untuk menjelaskan kembali apa saja yang kita pelajari, sejauh mana kita memahami dan bagaimana cara kita memahamkan orang lain. 

Kita tidak hanya belajar materi tertentu tapi kita juga membuat orang lain belajar mengenai materi yang kita pelajari, karena kita mengajarkannya kepada orang tersebut. 

Salah satu contohnya ya yang saya lakukan ini. Saya mengajarkan (menjelaskan ulang) materi mengenai teknik feynman kepada pembaca. 

Saya juga masih belajar menerapkan teknik feynman ini, terutama dalam menulis untuk blog. Semoga kedepannya saya bisa terus menjelaskan materi lain, hehe~

Any intelligent fool can make things bigger, more complex, and more violent. It takes a touch of genius—and a lot of courage—to move in the opposite direction. —E.F. Schumacher


Share:

8 comments:

  1. Artikelnya enak banget buat dibaca, perasaan baru mulai baca eh ga sadar udah selesai hehe. Banyakin tulisan gini ya, Kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, terima kasih kak. Tunggu tulisan berikutnya wkkw

      Delete
  2. Seru nih tekniknya. Bisa dicoba. Terima kasih, Kak.

    ReplyDelete
  3. kak cuma bisa di download di playstore aja yah aplikasinya ?

    ReplyDelete
  4. Metode yang sedang saya cari! Pas banget Allah labuhkan saya ke artikel ini. Terima kasih mba Latifa. ❤️

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo kak, alhamdulillah bisa langsung diterapkan kak :)

      Terima kasih juga sudah berkunjung :)

      Delete