Jun 10, 2021

Behind The Skripsi

Ekrulila from Pexels


Mumpung masih anget. Beberapa hari yang lalu saya yudisium dan bulan depan wisuda. Jadi saya mau cerita soal perjalanan mahasiswa akhir itu bagaimana. Cerita ini nanti sekilas dan gambaran saja karena lebih detailnya saya sampaikan di tulisan lain. 

[Judul Penelitian => Matrik]

Baik, langkah pertama mahasiswa akhir menuju skripsi adalah mengajukan judul penelitian. Judul penelitian ini diminta mengajukan 2 kemudian disetorkan ke jurusan. Oiya, judul ini tidak hanya judul saja tapi dimasukkan dalam matrik. Matrik ini seperti bingkai yang membangun judul tersebut. Seperti latar belakang, penjajakan awal, penelitian terdahulu dan beberapa hal lain. 

[Matrik => Kualitatif/Kuantitatif/RnD]

Isi dari matrik ini tergantung dari jenis penelitian. Misal, penelitian kualitatif tentu berbeda dengan kuantitatif jadi ya disesuaikan formatnya. 

Waktu pengajuan judul ini biasanya akhir semester 7 atau memasuki semester 8. Ada jadwalnya dari kampus. Kemudian kita menunggu judul mana yang nantinya di ACC oleh jurusan. 

[Proposal (BAB I - BAB III) => Ujian Proposal]

Setelah salah satu judul di ACC selanjutnya kita membuat proposal penelitian. Proposal penelitian ini terdiri dari BAB 1 - BAB III kemudian dilakukan ujian proposal. Sebelum ujian tentu saja kita harus daftar dulu lalu mendapat jadwal ujian proposal. Saya dulu ujiannya online btw hehe. 

Kalau di jurusan saya penguji 2 di ujian proposal nantinya menjadi pembimbing penelitian. Setelah ujian proposal kemudian kita melakukan proses penelitian dan dalam prosesnya kita harus melakukan bimbingan dengan dosen. 

[Bimbingan Skripsi (Terjadwal + Fleksibel)]

Jadwal bimbingan ini tergantung dosen. Ada dosen yang fleksibel tapi ada juga dosen yang disiplin harus bimbingan misal seminggu sekali. Selepas ujian proposal biasanya akan ada revisi kemudian membuat instrumen penelitian. Membuat kuesioner atau pedoman wawancara atau soal yang kemudian harus divalidasikan. Validasi ini menunjukkan kalau instrumen kita layak atau tidak. 

[Instrumen => Divalidasi]

Orang yang memvalidasi disebut validator. Kalau di kampus saya validatornya bisa dua atau satu. Pembimbing dan dosen X atau hanya dosen X. Saat pengajuan instrumen ini kadang juga ada revisi sampai sesuai yang diharapkan validator dan mendapat tanda tangan beliau. Jika sudah maka instrumen kita layak digunakan. 

[Surat Izin Penelitian => Lokasi Penelitian]

Selanjutnya adalah melakukan penelitian ke lokasi tapi sebelumnya jangan lupa untuk mengajukan surat izin penelitian dari kampus. Surat ini didapatkan dengan mengisi link kemudian dicetak dan dimintakan tanda tangan dekan lalu distempel. 

Surat izin penelitian kemudian diberikan ke lokasi penelitian dan menunggu di diterima tidaknya melakukan penelitian disitu. Jika diterima berarti bisa bermusyawarah dulu kepada pembimbing di lokasi yang ditunjuk instansi. Seperti kapan penelitian dan bagaimana prosedurnya. Setelah itu ya langsung penelitian untuk mendapatkan data. 

[Olah dan Analisis => BAB IV + BAB V]

Setelah data dapat kemudian diolah dan dianalisis yang terdapat pada BAB IV dan BAB V, sedangkan BAB VI berupa kesimpulan dan saran dilanjutkan daftar pustaka. Jangan lupa juga untuk melengkapi lampiran terutama surat keterangan dari lokasi penelitian yang menjadi bukti kalau kita telah melakukan penelitian disitu. 

[Tes BTQPI + TOEFL/TOAFL => Syarat Pendaftaran Ujian Skripsi]

Sembari mengerjakan BAB IV dan BAB V ini nantinya akan ada tes sebagai persyaratan ujian skripsi. Kalau di kampus saya karena PTKIN ada tes BTQPI dan TOEFL/TOAFL. BTQPI (Baca Tulis Alquran dan Praktek Ibadah) ini kita dites bacaan alquran kita bagaimana, hafalannya bagaimana, tulisannya bagaimana dan praktek sholat, tayamum, jenazah, dll. Ini nanti tergantung pengujinya. 

Selanjutnya ada tes TOEFL/TOAFL sebagai syarat pendaftaran ujian. Kita bisa pilih satu atau dua-duanya. Tes ini diselenggarakan kampus dan tak berbayar. Jadi kita perlu menunggu pengumuman resmi lalu daftar dan menunggu jadwal ujian. 

[Lembar Persetujuan => Ujian Skripsi]

Setelah persyaratan ujian terpenuhi selanjutnya meminta lembar persetujuan (kalau skripsi kita layak diuji) dengan tanda tangan dosen pembimbing dan kepala jurusan. Selanjutnya daftar ujian dan menunggu jadwalnya. 

[Ujian Skripsi => Revisi]

Kalau jadwal ujian skripsi sudah muncul kita tinggal mempersiapkan diri dengan memahami skripsi dan menyiapkan referensi yang berkaitan dengan skripsi kita. Ujian skripsi dilakukan dengan 2 penguji dan 1 ketua sidang. Ketiganya akan menanyakan skripsi kita. Bagian umum ketua sidang, substansi atau materi itu penguji 1 dan sistematika itu penguji 2. Jadi, tiap penguji ada bagiannya sendiri. 

[Revisi => Lembar Pengesahan]

Setelah selesai ujian yaitu revisi. Revisi ini sesegera mungkin jangan ditunda karena setelah ini masih ada yudisium. Kelulusan di ujian skripsi belum 100% kalau belum melewati tahapan berikutnya. Kalau revisi selesai kemudian ajukan ke ketua sidang, penguji 1 dan 2 karena kita harus meminta tanda tangan beliau untuk surat pengesahan. Surat pengesahan ini sebagai syarat untuk pendaftaran yudisium. 

[Lembar Pengesahan => Pendaftaran Yudisium]

Jika revisi selesai dan kita sudah mendapatkan lembar pengesahan maka selanjutnya adalah daftar yudisium (kalau sudah buka). Pendaftaran ini juga memiliki syarat lain namun yang utama ya lembar pengesahan ini. 

[A...Z => Pendaftaran Wisuda]

Kenapa A... Z? 

Tentu saja karena banyak sekaliii gais. Terutama mengenai pemberian skripsi yang versi cetak ini kepada perpustakaan, jurusan, pembimbing. Ada banyak surat lain yang tidak boleh terlewatkan jadi mesti detail begitu. Jika sudah punya persyaratan dan daftar wisuda maka selanjutnya melaksanakan kegiatan wisuda ini. 

Btw, wisuda saya masih awal bulan depan jadi belum bisa cerita. Hehe. Oiya, biasanya alur skripsian tiap kampus itu beda jadi jangan hanya berpatokan pada tulisan saya saja ya. Hanya jadikan salah satu referensi saja. Bisa membaca tulisan di blog lain. Terima kasih :)


Share:

0 komentar:

Post a Comment