Jun 8, 2021

Memotret di Tengah Suasana Duka?

 
Rhodi Lopez on Unsplash

Beberapa minggu yang lalu, ibu dari teman saya meninggal. Saya dan teman-teman pun melayat sampai mengikuti proses pemakaman. 

Sebelum ke pemakaman ini jenazah didoakan dulu dan saat itulah saya benar-benar terkejut karena beberapa orang kok bisa-bisanya mengangkat handphone dan memotret itu semua. 

Nggak tahu lagi saya dan saya juga tidak tahu harus bagaimana. Saya hanya hanyut di perasaan teman saya yang ditinggalkan ibunya. Saya membayangkan kalau saya jadi dia bagaimana. 

Balik ke memotret. 

Bukan hanya saat didoakan, di proses pemakaman juga seseorang yang memotret. Tepat di belakang saya. Tapi saat itu teman disebelahnya menegur. 

Melihat hal semacam ini saya kok bingung sebenarnya untuk apa mereka seperti itu? 

Seringkali karena merasa teman dekat jadi melakukan sesuatu tanpa izin termasuk mengambil foto saat berduka. Padahal ini kan termasuk privasi yang menyangkut orang lain. 

Bukannya minta izin malah motret sana-sini. Lagipula motret tanpa izin ini juga tidak dipermasalahkan, atau malah memang sebuah kewajaran?

Memotret saat suasana duka buat saya mengganggu. Bukannya berduka malah sibuk dengan kamera. Belum lagi bagaimana perasaan orang yang berduka tersebut. 

Buat mereka yang masih suka motret di proses pemakaman atau suasana duka ya mboknya dipikir lagi. Seberapa penting motret hal begitu apalagi malah menyebarluaskannya. 


Share:

0 komentar:

Post a Comment