Jul 16, 2021

Curhatan Fresh Graduate Era Corona

Photo by Jasmine Coro on Unsplash


“Sudah lulus ya, Latifa?”

“Sudah kok”

“Wah, sudah kerja dimana?”

(kena mental), hehehe.

Pertengahan Juni lalu saya sudah melaksanakan Yudisium dan menerima Surat Keterangan Lulus sehingga dapat dinyatakan bahwa saya memang benar-benar sudah lulus. Namun ijazah saya masih dalam proses dan wisuda juga belum dilaksanakan.

Sebelumnya wisuda saya dijadwalkan tanggal 3 Juli tetapi mendadak ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Jadi ya beginilah, sekarang saya masih nunggu ijabsah ijazah dan menimbang rencana saya kedepannya seperti apa.

Selama 3 mingguan ini banyak hal yang saya pikirkan terutama mengenai hal tersebut. Apakah saya daftar beasiswa kemudian lanjut S2 atau saya langsung kerja sesuai jurusan saya atau hal yang lainnya. Tapi, yang jelas saya harus punya rencana.

Iya, R E N C A N A.

“Kalau kamu gagal merencanakan berarti kamu merencanakan kegagalan”

Saya lupa ini quotesnya siapa :(

Btw, sudah 3x saya bolos di 1m1c wkwkw. Baru kali ini sih, tapi selama itu saya ya nggak hanya mengisi hari dengan mikirin rencana saya tapi juga saya isi dengan melakukan hal yang menyenangkan. Anggap saja self-reward setelah menyelesaikan kuliah selama 4 tahun ini.

Saya sendiri menghabiskan waktu untuk menonton film yang sebelumnya ingin sekali saya tonton. Diantaranya Detective Chinatown 1-3, Avatar: The Legend of Korra, Invisible Guest, Your Name, Weathering With You dan masih banyak lagi. Saya benar-benar memasuki mode Avatar nyaman.

Tapi hal ini tidaklah lama. 

Lama-lama bosan dan mempertanyakan “setelah ini apa?”

Lalu berpikirlah saya mengenai kerja atau lanjut S2.

Terus terang saya sangat bimbang menentukannya tapi katanya mbak Najwa itu “Kalau bisa keduanya, kenapa harus memilih”. Ya tapi ada tapinya buat saya.

Rasanya saya selalu ingin menemukan alasan alias “why” saya memilih kerja atau “why” saya memilih lanjut S2. Keduanya pasti memiliki plus dan minusnya sendiri dan saya harus menerimanya. Misalnya, memilih kerja karena akan dapat memberikan pengalaman dan bisa mengimplementasikan ilmu yang telah didapat. Jadi, bukan hanya teori tapi langsung praktik. Sedangkan jika lanjut S2 bisa memperdalam ilmu yang telah diperoleh.

Jika saya memilih kerja berarti saya harus mempersiapkan persyaratan dan skill yang dibutuhkan. Sedangkan jika saya memilih daftar beasiswa kemudian lanjut S2 itu berarti saya juga harus mempersiapkan segala persyaratannya.

Wahhh, lama-lama pusing juga. Tapi, cepat atau lambat hal ini harus saya putuskan karena pendaftaran beasiswa segera dibuka.

Kalau kamu tim pilih bekerja atau lanjut S2 nih??

Share:

2 comments:

  1. Waow selamat mbak akhirnya lepas dr belenggu skripsi...

    Openingnya buat saya kena mental juga...


    Btw saya tim pilih cari kerja sihh,, alasanku yah s1 aja bikin saya mencret apalg kalau s2 hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah terima kasih kak.

      Tim kerja emang oke juga. Selain bisa dapat dolar juga dapat pengalaman krja xixixi

      Delete